Business Model Innovation


Refleksi minggu 4 kelas T100 Univ. Ciputra Entrepreneurship Online.

Ada banyak sekali inovasi-inovasi yang bisa kita lakukan pada bisnis kita dari berbagai aspek. Kalau kita berbicara misalnya kita memiliki toko penjualan laptop, bisa saja kita melakukan inovasi seperti membuat tempat lebih menarik, menyediakan lounge untuk bersantai, memasukkan produk berkualitas yang lebih baik, memberikan servis yang lebih baik, membuat promosi dalam bidang tertentu, memberi point tertentu agar customer senang, dsb.

Contoh di atas hanya sebagian kecil saja dari berbagai macam inovasi yang bisa kita lakukan. Tapi agar kita bisa lebih terstruktur dalam melakukan inovasi, kita bisa pelajari dari teori yang diterangkan di materi minggu ini.

Beberapa bulan lalu, saya pernah membaca artikel mengenai 10 jenis inovasi. Ternyata hal ini juga dibahas pada materi pekan ini.

Berikut adalah 10 jenis inovasi tersebut:

1. Profit Model: Melakukan inovasi dalam cara kita memperoleh profit

2. Network: hubungan kita dengan orang lain

3. Structure: bagaimana cara kita mengatur aset kita

4. Process: mengubah metode kerja kita

5. Product Performance: Berhubungan dengan fitur dan fungsi dari produk

6. Product System: Bagaimana kita mengkombinasikan produk dan servis kita

7. Service: Bagaimana kita meningkatkan nilai dari penawaran kita

8. Channel: Cara kita menyampaikan produk/jasa kita ke konsumen

9. Brand: Cara kita merepresentasikan produk/jasa dan penawaran kita

10. Customer Engagement: Cara kita berhubungan dengan customer kita

Lebih lengkapnya bisa baca di: http://www.doblin.com/tentypes/#framework

 

Kita juga bisa melakukan value innovation, yang pada intinya adalah bagaimana kita meningkatkan value kita dan mengurangi cost kita.

T100 Value Innovation - Nur Agustinus.mp4_snapshot_07.10_[2014.03.23_14.20.58]

Untuk melakukan differensiasi, kita bisa menggunakan sebuah teori yang dinamakan “Blue Ocean Strategy”. Filosofinya adalah bahwa kebanyakan bisnis di dunia ini adalah red ocean alias berdarah-darah, yaitu ketika kita masuk ke bisnis tertentu dan berhasil menjual, akan ada bisnis orang lain yang gagal menjual karena pasarnya direbut kita.

Konsep blue ocean menerapkan differensiasi sehingga kita tidak merebut pasar orang, melainkan kita membuat pasar kita sendiri yang baru.

T100 Value Innovation - Nur Agustinus.mp4_snapshot_00.53_[2014.03.22_21.15.16]

Bukunya juga dapat dibeli (lihat gambar di atas untuk cover buku). Buku ini banyak dipergunakan untuk materi di bidang manajemen, jadi sangat menarik untuk dipelajari. (koq saya jadi promosi ya?)

 

Teori terakhir yang menarik adalah dari Dr. Ir. Denny Bernardus K.W., M.M. yaitu mengenai Intrapreneur Bintang. Intrapreneur dalam hal ini adalah pegawai yang bekerja di perusahaan tapi berpikir secara entrepreneur. Ada 6 faktor yang dapat kita lihat pada gambar di bawah ini:

 

T100 Intrapreneur Bintang - Denny Bernardus.mp4_snapshot_05.28_[2014.03.23_16.09.17]

6 faktor ini dibagi ke dalam 2 bagian, yaitu mindset diri sendiri, dan juga bagaimana hubungan dengan orang lain.

Untuk diri sendiri, faktor-faktornya yaitu:

– Pola pikir yang konstruktif

– Pola sikap yang positif

– Pola tindak yang produktif

Lalu untuk hubungan dengan orang lain, faktor-faktornya adalah:

– Menjadi lawan bicara

– Menjadi teman berpikir

– Menjadi mitra bertindak

 

Baiklah, sekian sedikit tulisan untuk minggu ini. Semoga bermanfaat. Cheers!

 

~ by desmaster on March 25, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: